sahabat is Rezeki
![]() |
| My Lutisan Club club |
![]() |
| PSSI Forever |
Libur tengah semester 4 tiba, seketika aku berpikir kalau hidup ini kok sepi sepi amat ya? dan kurang maen sih mungkin gue.
tik tik
ada chat di grup whatsappku bunyi , Temen temen minta jalan. aku jarang keluar di grup sih. karna mungkin terlalu banyak grup di WA. bukannya sok sibuk ya,
Jadi banyak hal yang gue males baca, sampai kost langsung tidur kalau gk ngerjain tugas kuliah atau pergi nongkrong kemana mana...
saat pulang kampung tiba tiba pengen mancing , entah kenapa pengen bgt kegiatan itu.
akhirnya singkat cerita kita jalan bersama my lutisan club club dan PSSI Forever. seruu dan bermakna. Aku ngerti betapa pentingnya komunikasi dan arti keterbukaan dan saling perhatian. Ya di grup ini. WA bukan sekedar media, tapu menurut gue WA adalah jaan yang diciptakan atas ijin ALLAH SWT untuk mendekatkan yang dekat dan yang jauh, bukan malah sebaliknya mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
pokoknya sahabat itu penting deh,
aku emang tipe orang yang suka menyimpulkan sok kepedean dan semangat optimisme yang selangit. Ada yang bilang gue itu aneh, alay dan apalah. Intinya satu gue baper sama cowok yang kasih perhatian lebih dari temen2 cowok gue,
banyak mimpi yang gk pernah gue sangka, Emang bener ya ALLAH SWT itu yang maha pengatur. Sutradara kehidupan yang amazing abiss.
satu kata, Subhanaallah :)
ketika jalan jalan itu terjalin hubungan yang lebih intim, keterbukaan antara teman dan sahabat itu penting. dan mulai prioritaskan mana komunitas yang bisa bikin elo maju dan berkembang jadi lebih baik,
semua yang kita jalani selama kenal dari masa smp itu membuat sebuah ikatan yang penuh makna,
aku juga orang yang suka mengintropkesi diri sendiri. sok menyimpulkan sendiri gitu dan coba kasih solusi sendiri.
kadang aku merasa kalau aku punya kepribadian ganda, MasyaAllah, jangan sampe yaa. amit amit/
ketika senja mulai tiba kami beranjak pulang,
banyak hal yang aku petik dari perjalanan ku bersama sahabat sahabat ku tadi,
arti keterbukaan dan jangan buat dinding pembatas kalau elo mau bebas.
satu kata sih yang masih terkenang didalam pikiranku waktu itu, kamu harus bisa lebih terbuka dan jangan jaim jaim. kalau lo mau bebas.

